Petang sekira pukul 18.30 WIB. Pada saat itu saya berada di pertigaan jalan mengobrol dengan ketua RT 05. Disaat yang sama mas Eko sebagai ketua RT dan teh Rika yang kebetulan pengurus RT mendatangi kami yang sedang ngobrol di pertigaan jalan. Mereka berdua memberitahukan bahwa ada seekor ular Kobra masuk kedalam rumah teh Rika. Gerak cepat, kami berempat langsung mencari bantuan warga lainnya untuk menangkap ular tersebut. Pasalnya, kami dari keempat orang tidak ada satupun yang memiliki keahlian untuk memburu ular. Bahkan kami merasa khawatir.
Kebetulan tempat kami berdiri tidak jauh dari warga lainnya yang saat itu memang sedang tidak ada kegiatan.
Abah Li, sapaan akrab seorang warga, dan beberapa warga lainnya langsung gerak cepat mendatangi rumah teh Rika. Tidak lain untuk memburu ular Kobra tersebut.
Beberapa lama, abah Li dan beberapa dari kami sibuk mengorak-arik tempat yang diduga sebagai tempat bersembunyi ular Kobra tersebut. Persembunyian ular Kobra tersebut terus dipantau oleh salah seorang pemuda yang tinggal di rumah tersebut. Memastikan ular Kobra tersebut tidak berpindah tempat dari pertama terpantau masuk ke rumah.
Sebelumnya, sekira pukul 17.30 WIB, mang Aas melihat ada seekor ular Kobra masuk kedalam rumah teh Rika. Segera mang Aas memberitahukan kepada teh Rika, yang langsung ditindaklanjuti oleh ketua RT, mas Eko.
Pencarian nampak sangat menegangkan. Kami menyadari bahwa racun ular Kobra sangatlah berbahaya. Bahkan bisa membunuh manusia dengan sedikit saja gigitan ular Kobra.
Ular Kobra berhasil ditangkap oleh abah Li. Dan langsung dimatikan. Sorak sorai warga yang menyaksikan penangkapan tersebut riuh terdengar. Kami merasa lega, akhirnya ular Kobra tersebut berhasil ditangkap. Teh Rika juga merasa lega sekaligus berterima kasih kepada abah Li. Tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan.
Semoga tidak ada ular-ular lagi yang masuk ke rumah warga ya...


.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar