Selasa, 05 Agustus 2025

Kata Mutiara Hari Ini Dari Confucius

“Hidup itu sederhana, kita yang membuatnya sulit”. - Confusius.

Siapakah Konfusius?

Konfusius, juga dikenal sebagai Kong Qiu atau K'ung Fu-tzu, adalah seorang filsuf, guru, dan tokoh politik Tiongkok. Ajarannya, yang dilestarikan dalam Analects, berfokus pada penciptaan model etika interaksi keluarga dan publik serta penetapan standar pendidikan. Setelah kematiannya, Konfusius menjadi filsafat kekaisaran resmi Tiongkok, yang sangat berpengaruh selama Dinasti Han, Tang, dan Song.



“Hal yang paling penting adalah menikmati hidupmu, menjadi bahagia, apa pun yang terjadi”. - Audrey Hepburn.

Siapakah Audrey Hepburn?

Audrey Kathleen Ruston (4 Mei 1929 – 20 Januari 1993) adalah seorang aktris, model, penari, dan pekerja kemanusiaan Inggris. Diakui sebagai ikon film dan mode, Hepburn aktif selama Zaman Keemasan Hollywood. Pada tahun 1999, American Film Institute mengangkatnya menjadi legenda layar lebar terbaik dalam sejarah perfilman Amerika ke-3, dan juga dinobatkan ke dalam International Best Dressed List Hall of Fame.

Lahir dan dibesarkan di Ixelles, Brussel, Hebpurn menghabiskan masa kecilnya di Belgia, Inggris, dan Belanda. Di Amsterdam, ia berlatih tari balet dengan Sonia Gaskell, sebelum pindah ke London pada tahun 1948, dan melanjutkan pelatihannya dengan Marie Rambert, dan kemudian tampil sebagai penari chorus line di produksi teater musikal West End. Setelah mendapatkan peran-peran kecil di beberapa film, Hepburn membintangi drama Broadway tahun 1951, Gigi, setelah ia ditemukan oleh novelis Prancis Colette, yang karyanya menjadi dasar pembuatan drama tersebut.



“Dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia, bukan untuk memenuhi keserakahan manusia”.
- Mahatma Gandhi

Mohandas Karamchand Gandhi atau yang lebih dikenal dengan Mahatma Gandhi, adalah seorang pengacara India dan nasionalis anti-kolonial, menggunakan perlawanan tanpa kekerasan dalam kampanye untuk kemerdekaan India dari penjajahan Inggris.

Lahir pada tahun 1869 di Gujarat, India, Gandhi belajar hukum di Inner Temple di London. Setelah gagal dalam percobaan untuk praktik di India, ia pindah ke Afrika Selatan pada tahun 1893, di mana ia tinggal selama 21 tahun. Di Afrika Selatan, Gandhi pertama kali menggunakan taktik perlawanan tanpa kekerasan untuk berjuang dalam hak sipil. Aktivisme ini memberinya gelar Mahatma, yang berarti 'jiwa besar'.

Ketika Gandhi kembali ke India pada tahun 1915, ia memimpin kampanye untuk meningkatkan kehidupan petani, petani, dan buruh India. Ia juga mempopulerkan konsep perlawanan tanpa kekerasan, yang dikenal di India sebagai satyagraha, sebuah kata dalam bahasa Sanskerta dan Hindi yang berarti 'berpegang pada kebenaran'. Ini mencakup metode perlawanan sipil seperti boikot dan mogok, tetapi juga penolakan total terhadap segala bentuk kekerasan, bahkan dalam bentuk pembelaan diri. Gandhi menunjukkan dukungannya untuk kaum miskin di pedesaan India dengan menolak pakaian Barat demi dhoti tradisional dan menjalani gaya hidup sederhana dan mandiri. Ia juga sering berpuasa sebagai sarana refleksi diri dan protes politik.


Tidak ada komentar:

Humor Syarat Suku Kanibal

Syarat Suku Kanibal, Agar Selamat, Tidak Dimakan Tiga orang pilot terdampar di sebuah pulau yang dihuni suku kanibal. Agar tidak dimakan, ke...