Korek api kayu adalah alat penyala api klasik yang terdiri dari batang kayu kecil dengan ujung "kepala" kimia yang akan terbakar saat digesekkan pada permukaan tertentu.
Alat ini tetap populer karena praktis, murah, dan dapat digunakan tanpa bantuan listrik atau gas.
Berikut adalah poin-penting mengenai korek api kayu:
Berikut adalah poin-penting mengenai korek api kayu:
Cara Kerja:
Api tercipta melalui reaksi kimia saat kepala korek yang mengandung kalium klorat digesekkan ke sisi kotak yang dilapisi fosfor merah. Gesekan ini menghasilkan panas yang memicu pembakaran.
Batang:
Biasanya terbuat dari kayu pinus, albasia, damar, atau genitri yang ringan dan mudah terbakar.
Kepala:
Campuran belerang, kalium klorat, gelatin/lem, dan zat pewarna.
Jenis Utama:
Safety Matches (Korek Api Pengaman):
Hanya bisa menyala jika digesekkan pada permukaan khusus di kotaknya.
Strike-Anywhere Matches:
Bisa dinyalakan dengan menggesekannya ke permukaan keras dan kasar apa pun.
Matchbox (dalam kotak) dan Matchbook (dalam kemasan kertas lipat).
Matchbox (dalam kotak) dan Matchbook (dalam kemasan kertas lipat).
Sejarah:
Ditemukan pertama kali oleh kimiawan Inggris, John Walker, pada tahun 1826 secara tidak sengaja melalui sebuah eksperimen.
Dijual dalam berbagai kemasan, seperti paket 10 kotak (sekitar Rp13.999) hingga satu pak isi 100 kotak (sekitar Rp38.999) di platform belanja seperti Shopee dan Lazada.
Sumber :
Berbagai sumber di internet
Sumber gambar :



Tidak ada komentar:
Posting Komentar