Kamis, 24 Juli 2025

Pertanyaan Psikologis Yang Dilematis

Oleh : Henry.

Melihat tayangan video pagi ini, membuat saya penasaran terhadap keputusan sendiri. Namun juga penasaran terhadap jawaban pembaca.


Inilah pertanyaannya, dan jawaban masing-masing individu akan mengungkap psikologis masing-masing individu.

"jika ada seorang yang amat sangat jahat bahkan paling jahat yang hidup di dunia ini, bahkan saking jahatnya, dia merupakan ancaman bagi orang lain. Bisa saja merupakan ancaman nyawa bagi orang lain.

Disisi lain, dia adalah orang yang paling peduli denganmu, paling menciantaimu,

paling melindungimu di dunia ini. Kebaikan itu merupakan penyebab penderitaan bagi orang lain. Dan kamu memiliki kesempatan dan kekuatan untuk menghabisinya".

Pertanyaannya adalah :

"Apa yang akan kamu lakukan? Apakah akan menghabisinya? Ataukah akan membiarkannya hidup?".

Jawaban masing-masing individu akan berbeda. dan mengungkap psikologis masing-masing. Apakah kamu termasuk orang yang menjunjung tinggi moral universal atau loyalitas personal.

Disisi lain, saya mencoba menanyakan hal serupa ke salah satu chatbot, yaitu ChatGPT. Dan jawaban chatbot membuat saya sedikit merasa ngeri. Ya, ngeri.

Mari kita simak.

Chatbot adalah program komputer yang dirancang untuk mensimulasikan percakapan manusia, baik melalui teks maupun suara. Mereka dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti layanan pelanggan, pemasaran, dan penyediaan informasi. Chatbot modern seringkali menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memahami dan merespons pertanyaan pengguna dengan lebih alami dan efektif.

inilah jawaban dari Chat GPT tersebut :




Pada gambar terakhir, simak baik-baik.

Chatbot memiliki jawabannya sendiri tanpa kendali manusia. Chatbot memiliki kemampuan berpikir sendiri? Mencari jawaban sendiri? Dan jawaban tersebut terasa masuk akal dan merupakan jawaban terbaik menurut saya.

Tapi bukan itu masalahnya. Masalahnya adalah, chatbot tersebut dibuat menggunakan teknologi AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan). Yang mana teknologi AI sudah berkembang pesat saat ini. Bukan hanya diterapkan pada teknologi chatbot, namun sudah banyak bidang menggunakan teknologi AI.

Contoh kecil, teknologi AI sudah masuk ke peralatan industri, rumah tangga, pendidikan, dll.

Penerapan AI (Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan) sudah semakin meluas di berbagai bidang. AI digunakan untuk meningkatkan efisiensi, otomatisasi, dan akurasi dalam berbagai tugas, mulai dari pelayanan pelanggan hingga analisis data kompleks.

Nah, di zaman sekarang ini, penggunaan teknologi AI ini apakah memungkinkan untuk menggantikan peran manusia? Jika bisa, apakah peran manusia apakah masih dibutuhkan disektor-sektor pekerjaan? Harapan saya adalah dengan hadirnya teknologi AI justru bisa mempermudah manusia dalam menyelesaikan pekerjaan, membuat solusi, dan pengambilan keputusan yang tepat.

Menurutmu, apakah teknologi AI dimasa mendatang akan mengancam populasi manusia? Apakah teknologi AI bisa menggantikan peran manusia? Apakah teknologi AI bisa membantu, ataukah sebaliknya, bisa menghancurkan manusia?

Sumber gambar :

Tidak ada komentar:

Humor Syarat Suku Kanibal

Syarat Suku Kanibal, Agar Selamat, Tidak Dimakan Tiga orang pilot terdampar di sebuah pulau yang dihuni suku kanibal. Agar tidak dimakan, ke...